
Hadirnya robot berkulit manusia ini diharapkan dapat mengakrabkan manusia dengan robot kesayangannya. Manusia bisa menggelitik, membalas pukulan ataupun mengusap robot dengan lembut.
Peratech menggunakan bahan Quantum Tunnelling Composite (QTC) untuk menghasilkan kulit buatan bagi robot yang sensitif terhadap sentuhan. QTC merupakan bahan baku yang terbilang murah, fleksibel, dan memiliki penghantar listrik yang cukup baik. Dengan sifat-sifat ini, QTC dapat membantu robot lebih aktif berinteraksi dengan manusia.
Juru bicara Peratech menyebutkan, robot yang dilengkapi kulit berbahan QTC akan bisa mendeteksi bagaimana mereka disentuh dengan memanfaatkan sensor matriks yang terdapat pada tubuhnya.
Menurut Peratech, bahan hasil pengembangan mereka ternyata sudah pernah digunakan untuk teknologi sentuhan pada robot astronot milik NASA.
sumber : http://asalkamutahuaja.blogspot.com/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar